Just another free Blogger theme

Friday, April 4, 2025

 TIRA MISU







Tidak ada yang menjamin tahun depan dapat bertemu kembali bulan mulia ramadhan seperti saat ini.


Atau...


Belum tentu juga usia bisa rampung hingga ramadhan berakhir.


Apa yang akan dilakukan, bila usia kita tinggal dua belas hari lagi karena suatu penyakit?


Jadi sebaiknya setiap muslim harus menjadikan ramadhan kali ini adalah yang terakhir bagi dirinya.


Apakah cukup dengan tekad saja?


Harus dihadirkan 8 syarat, meminjam istilah sahabat saya, Syamril (Rektor Iinstitut Teknologi dan Bisnis Kalla dan direktur PT. Bina Talenta Unggul). 


Untuk mudahnya syarat tersebut disingkat TIRA (tekad, ilmu, rencana, aksi). Agar lebih maksimal perlu ditambah MISU, yaitu monitoring, improve, sabar, dan syukur.


Ada 3 aspek aktivitas ibadah yaitu spiritual, intelektual dan sosial. Ibadah spiritual berupa puasa, shalat, membaca Al Qur'an, dzikir, do'a, i'tikaf dan amalan hati (ikhlas, khusyu', syukur, sabar, tawakkal dan taubat). 


1. Targetkan puasa minimal level 3 yaitu tidak makan, tidak minum, tidak berhubungan suami istri, puasa panca indra dari dosa, juga hati dan pikiran senantiasa ingat Allah.

2. Targetkan shalat 5 waktu berjama'ah di masjid bagi laki-laki, rawatib, dhuha, tarawih, tahajjud dan sunnah lainnya sekitar 40 rakaat sehari semalam. 

3. Targetkan membaca Al Qur'an minimal 1 juz tiap hari disertai tadabur minimal 10 ayat. 

4. Rencanakan membaca dzikir setelah shalat, pagi, sore, menjelang tidur dan waktu sahur. 

5. Memperbanyak do'a khususnya antara adzan dan iqamah, setelah shalat, menjelang berbuka puasa dan waktu mendekati subuh. Juga niatkan i'tikaf tiap masuk masjid.


Ibadah intelektual: 

1. Yaitu aktivitas belajar agama dan ilmu lainnya yang bermanfaat. Ikuti kajian agama setiap hari di masjid atau internet. 

2. Baca buku atau artikel yang bermanfaat. 

3. Tafakur dan mencoba menuliskan apa yang dipelajari dan direnungi. 

4. Segera mengamalkan ilmu yang telah dipelajari. 

5. Jangan lupa bagikan kepada orang lain link, channel ilmu atau apa yang telah dipelajari.


Ibadah sosial terdiri atas:

1. Bekerja amanah sesuai tupoksi.

2. Berolahraga, 

3. Bergaul, 

4. Berbakti dan berbagi. 

5. Berusaha berolahraga dan istirahat atau tidur yang cukup, tidak berlebihan. 

6. Mengurangi waktu di medsos, main games atau nongkrong yang tidak bermanfaat. 

7. Menghindari perilaku boros dan mubazzir pada makanan, air, listrik dan lainnya.


Juga menjaga pergaulan yang baik dengan bahasa sopan, lemah lembut, jujur, tidak marah, memaafkan, tidak iri dan dengki, tidak ghibah, dan tidak fitnah. Berbuat baik kepada kedua orang tua, keluarga, karib kerabat, tetangga, teman kerja, dan lainnya. Membantu pekerjaan di rumah: memasak, menyapu, mencuci dan lainnya. 


Bersungguh-sungguh menghindari dosa mata, telinga, mulut, pikiran, hati, tangan dan kaki. Berbagi harta untuk buka puasa, program dakwah, santunan dhuafa, zakat, infak dan sedekah.


Bila terasa berat; kembali lagi self motivaring: *_bahwa jatah hidup saya hanya sampai tahun ini._*


Lakukan semuanya ikhlas semata-mata untuk Allah. Bukan untuk pamer atau pencitraan. Selamat berjuang meraih Ramadhan terbaik. Jangan lupa selalu berdo'a agar Allah senantiasa memberi kekuatan, kesehatan, hidayah dan taufik. Selamat mencoba.


Semoga bermanfaat...

Sunday, March 23, 2025

 


Syarat atau persyaratan untuk mengikuti bursa kerja biasanya bervariasi tergantung pada jenis pekerjaan dan penyelenggara bursa kerja. Namun, ada beberapa syarat umum yang sering diterapkan dalam bursa kerja:








  1. Usia: Biasanya, peserta harus berada dalam rentang usia tertentu, misalnya antara 18 hingga 35 tahun, tergantung pada posisi yang dilamar.

  2. Pendidikan: Sering kali, bursa kerja mengharuskan pelamar memiliki pendidikan minimal tertentu, seperti lulusan SMA, D3, S1, atau bahkan S2, tergantung pada posisi pekerjaan.

  3. Pengalaman Kerja: Beberapa pekerjaan mungkin membutuhkan pengalaman kerja sebelumnya, sementara yang lain mungkin menerima lulusan baru tanpa pengalaman kerja.

  4. Kemampuan Khusus: Pekerjaan tertentu mungkin membutuhkan keterampilan khusus, seperti kemampuan bahasa asing, kemampuan komputer (misalnya Microsoft Office atau software tertentu), atau keterampilan teknis lainnya.

  5. Dokumen yang Diperlukan: Pelamar biasanya diminta untuk membawa atau mengunggah dokumen-dokumen penting, seperti:

    • CV (Curriculum Vitae) atau resume
    • Fotokopi ijazah dan transkrip nilai
    • KTP atau identitas lainnya
    • Pas foto terbaru
    • Surat lamaran kerja
  6. Tata Tertib dan Ketentuan: Beberapa bursa kerja mungkin memiliki aturan tertentu, seperti kewajiban untuk mendaftar sebelumnya atau mengikuti proses seleksi yang sudah ditentukan oleh penyelenggara.

  7. Kondisi Kesehatan: Beberapa perusahaan atau bursa kerja juga meminta pelamar untuk menunjukkan kondisi kesehatan yang baik atau memenuhi syarat fisik tertentu, terutama untuk pekerjaan yang memerlukan kekuatan fisik.

Jika Anda merujuk pada jenis bursa kerja tertentu, seperti yang diselenggarakan oleh pemerintah atau lembaga pendidikan, syarat-syaratnya bisa lebih spesifik.

 

Kebersihan lingkungan sekolah memiliki banyak manfaat, di antaranya:











  1. Meningkatkan Kesehatan: Lingkungan yang bersih mengurangi risiko penyebaran penyakit karena kuman dan bakteri dapat berkembang biak di tempat yang kotor. Dengan menjaga kebersihan, siswa dan guru dapat terhindar dari berbagai penyakit.

  2. Meningkatkan Fokus dan Produktivitas: Sekolah yang bersih dan rapi akan menciptakan suasana yang nyaman. Hal ini membuat siswa lebih fokus dalam belajar dan guru dapat mengajar dengan lebih efektif.

  3. Menciptakan Lingkungan yang Nyaman dan Aman: Lingkungan yang bersih dan terorganisir akan memberikan rasa aman bagi siswa. Mereka tidak akan terganggu oleh sampah atau potensi bahaya lain yang dapat terjadi di lingkungan yang kotor.

  4. Menumbuhkan Rasa Tanggung Jawab: Dengan terlibat langsung dalam menjaga kebersihan lingkungan, siswa dapat belajar untuk bertanggung jawab atas lingkungan mereka dan menjadi pribadi yang peduli terhadap kebersihan.

  5. Meningkatkan Citra Sekolah: Sekolah yang bersih dan terawat memberikan citra yang baik kepada orang tua dan masyarakat. Ini juga bisa menarik perhatian calon siswa yang ingin bersekolah di lingkungan yang nyaman dan sehat.

  6. Mendukung Kegiatan Belajar yang Efektif: Kebersihan lingkungan mendukung proses belajar mengajar yang lebih baik karena lingkungan yang bersih dapat menciptakan suasana yang kondusif bagi kegiatan akademik.

Secara keseluruhan, menjaga kebersihan lingkungan sekolah bukan hanya berdampak pada kesehatan fisik, tetapi juga mendukung perkembangan mental dan sosial siswa.

 


Pemilihan OSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah) umumnya dilakukan di tingkat sekolah dengan tujuan memilih pemimpin yang akan memimpin organisasi siswa selama satu tahun. Berikut adalah tahapan umum dalam pemilihan OSIS:











  1. Pendaftaran Calon
    Siswa yang berminat menjadi calon anggota OSIS atau calon ketua/wakil ketua OSIS mendaftar terlebih dahulu. Biasanya ada syarat khusus yang harus dipenuhi, seperti nilai akademik yang baik, berorganisasi, atau memiliki kemampuan kepemimpinan.

  2. Sosialisasi dan Kampanye
    Calon ketua/wakil ketua OSIS akan melakukan kampanye di depan siswa, menyampaikan visi, misi, dan program kerja mereka jika terpilih. Biasanya, kampanye dilakukan dengan presentasi atau pembuatan poster.

  3. Debat atau Dialog
    Terkadang, ada sesi debat atau tanya jawab antar calon ketua dan wakil ketua OSIS. Ini bertujuan untuk mengetahui lebih lanjut tentang kemampuan berbicara, berpikir kritis, dan bagaimana calon bisa menjawab pertanyaan dari siswa.

  4. Pemungutan Suara
    Setelah kampanye dan debat, pemilihan dilakukan melalui pemungutan suara. Biasanya, pemilih adalah seluruh siswa di sekolah, dan mereka memilih calon yang mereka anggap layak untuk memimpin OSIS.

  5. Penghitungan Suara
    Setelah pemungutan suara selesai, hasilnya dihitung oleh panitia pemilihan. Biasanya, proses ini dilakukan secara transparan dan diawasi oleh pihak sekolah untuk menghindari kecurangan.

  6. Pengumuman Hasil Pemilihan
    Setelah penghitungan suara selesai, hasil pemilihan diumumkan. Calon yang memperoleh suara terbanyak akan terpilih sebagai ketua OSIS, dan calon yang memperoleh suara terbanyak kedua terpilih sebagai wakil ketua OSIS.

  7. Pelantikan
    Setelah terpilih, calon ketua dan wakil ketua OSIS akan dilantik secara resmi oleh pihak sekolah. Mereka kemudian akan memimpin organisasi OSIS dan melaksanakan berbagai kegiatan yang telah direncanakan.

Setiap sekolah bisa memiliki prosedur yang sedikit berbeda, tergantung pada kebijakan dan peraturan yang ada di sekolah tersebut.

Saturday, March 22, 2025

 

Ujian sekolah 2025 smk almanar kertahayu ciamis jabar 






di Indonesia merupakan bagian penting dari sistem pendidikan yang digunakan untuk mengevaluasi pencapaian siswa selama masa studi mereka. Secara umum, ujian sekolah di Indonesia meliputi berbagai jenis ujian, antara lain:

  1. Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN)
    Ujian ini digunakan untuk mengukur pencapaian siswa di akhir tingkat pendidikan tertentu, seperti SD, SMP, dan SMA. USBN menilai kompetensi siswa berdasarkan kurikulum yang berlaku.

  2. Ujian Nasional (UN)
    Ujian Nasional dulu merupakan ujian penting yang diadakan di tingkat SMP, SMA, dan SMK. Namun, sejak 2020, Ujian Nasional dihapuskan dan digantikan dengan berbagai bentuk evaluasi yang lebih berbasis pada portofolio, ujian sekolah, dan penilaian lainnya.

  3. Ujian Akhir Sekolah (UAS)
    UAS biasanya dilakukan pada akhir semester untuk mengevaluasi pemahaman siswa terhadap materi yang diajarkan dalam satu tahun ajaran. Ujian ini menjadi penentu kelulusan siswa dari sekolah.

  4. Ujian Kenaikan Kelas (UKK)
    UKK dilakukan di akhir semester untuk menentukan apakah seorang siswa bisa melanjutkan ke tingkat berikutnya, baik itu naik kelas atau tidak.

  5. Ujian Pra-Kelulusan
    Beberapa sekolah juga mengadakan ujian sebagai bagian dari persiapan kelulusan siswa sebelum mereka mengikuti ujian akhir atau ujian nasional.

Secara umum, ujian-ujian ini dirancang untuk menilai keterampilan dan pengetahuan siswa sesuai dengan standar kurikulum yang berlaku.

 Sedekah memiliki banyak manfaat

Bagi bagi ta zil 2025















Kegiatan tersebit sangat baik untuk yang memberi maupun yang menerima. Berikut adalah beberapa manfaat sedekah:

  1. Mendapatkan Pahala: Sedekah adalah salah satu amalan yang sangat dianjurkan dalam agama Islam. Memberikan sedekah dengan niat yang ikhlas dapat mendatangkan pahala yang besar dari Allah.

  2. Membersihkan Harta: Sedekah dapat membersihkan harta yang dimiliki, karena sebagian dari harta yang kita miliki adalah hak orang lain yang membutuhkan.

  3. Meningkatkan Rasa Empati: Memberikan sedekah membantu kita untuk lebih peduli dan memahami kesulitan orang lain, sehingga meningkatkan rasa empati dan kasih sayang.

  4. Melatih Keikhlasan: Dengan memberi tanpa mengharapkan balasan, sedekah melatih kita untuk lebih ikhlas dan bersyukur atas apa yang kita miliki.

  5. Menjadi Pembuka Rezeki: Banyak yang meyakini bahwa sedekah membuka pintu rezeki. Dengan memberi, harta kita bisa bertambah berkah dan dilapangkan rezeki.

  6. Membantu Meringankan Beban Orang Lain: Sedekah adalah bentuk kepedulian kita terhadap sesama, khususnya mereka yang membutuhkan. Ini dapat meringankan beban hidup orang lain.

  7. Penyebab Allah Menjauhkan Musibah: Sedekah juga dipercaya dapat menjadi perisai dari musibah dan bencana, serta dapat menghindarkan dari penyakit dan kesulitan hidup.

Sedekah, baik dalam bentuk materi atau bahkan dalam bentuk kebaikan lain seperti senyuman atau memberikan bantuan berupa waktu dan tenaga, memiliki banyak manfaat bagi kehidupan kita dan orang lain.


Semoga bermanfaat

 

Beberapa pahlawan di indonesaia 



antara lain:

  1. Cut Nyak Dien - Meski berasal dari Aceh, Cut Nyak Dien juga dianggap sebagai pahlawan nasional yang memiliki pengaruh besar di Jawa Barat dalam perjuangannya melawan penjajahan Belanda.

  2. K.H. Ahmad Dahlan - Pendiri Muhammadiyah yang berasal dari Yogyakarta, namun memiliki peran penting di Jawa Barat dalam menyebarkan pendidikan dan dakwah Islam.

  3. Raden Dewi Sartika - Pahlawan pendidikan wanita dari Jawa Barat yang dikenal dengan perjuangannya untuk memajukan pendidikan bagi perempuan Indonesia.

  4. Sutomo - Salah seorang pejuang yang berperan besar dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia, juga dikenal sebagai tokoh dari Jawa Barat.

  5. H. Hassanudin - Seorang pejuang yang memperjuangkan kemerdekaan di wilayah Jawa Barat.

Pahlawan-pahlawan ini memiliki peran penting dalam perjuangan Indonesia baik dalam bidang pendidikan, agama, maupun perlawanan terhadap penjajahan Belanda.